Category

Reports

WWDC 2017: This is going to be the best and the biggest WWDC ever!

By | Events, Reports

Acara tahunan Apple  yang didedikasikan untuk developers kembali di gelar. Bertempat di San Jose, California, Apple kembali mengadakan WWDC (World Wide Developers Conference) tahun ini. Acara yang berlangsung selama sepekan, yakni 5 – 9 Juni 2017, dihadiri oleh developer dari seluruh dunia. Apple mengumumkan 6 topik terbaru dalam #WWDC2017.

wwdc 2017

Nonton bareng WWDC2017

Tidak ingin melewatkan kesempatan untuk turut menyaksikan ke-6 topik yang akan diluncurkan Apple, DyCode bersama komunitas developers dan pengguna Apple lainnya di Bandung mengadakan nonton bareng di Kuma Ramen Join, Bandung. Acara yang dimulai sejak pukul 10 malam hingga pukul 3 dinihari ini didukung pula oleh ZiStore Apple Bandung dan DycodeEdu.

WWDC 2017, Telat 8 Menit dari Jadwal

Jarang sekali terjadi, setidaknya dalam 3 tahun terakhir, acara WWDC terlambat dari waktu yang ditentukan. Disinyalir mulai dari pukul 10 pagi PDT atau 00.00 WIB, WWDC akhirnya mulai di pukul 00.08 WIB. Ditandai dengan pemutaran video pembuka, Appocalypse, Tim Cook memasuki panggung dan memulai dengan jargon utamanya, “This is going to be the best and biggest WWDC ever”.

tvOS

Finally, pengguna tvOS kini sudah bisa menikmati Amazon Prime Video di AppleTV. Beberapa lainnya juga akan di update tahun ini, menurut Tim Cook. tvOS 11 bisa jadi merupakan kebutuhan lainnya dari pengguna produk Apple. Kehadiran banyak channel dalam Apple TV pastinya akan mempermudah akses terhadap kebutuhan tersebut.
amazon prime video

WatchOS4

Tidak hanya sebagai pengingat waktu, kegunaan jam kini sudah semakin canggih. Apple mengintegrasikan banyak hal agar Apple Watch dapat lebih dekat dengan penggunanya. Siri dalam WatchOS4 kini dapat memberikan informasi berdasarkan lokasi dan waktu. Tidak hanya itu, Siri mengetahui kapan dan dimana seharusnya pengguna menggunakan Apple Watch. Bagi pecinta Toy Story, WatchOS4 dapat menemani keseharian kamu dengan Woody, Jessie, dan Buzz di tahun ini.

Yet, didisain menjadi lebih personalize. Aktivitas workout akan menjadi lebih seru. And of course, pengguna dapat memutar musik tanpa harus meninggalkan aplikasi workout.
watch os4

MacOS, iMac, MacBook

Setelah Sierra, MacOS kini meluncurkan High Sierra. Kehadiran MacOS High Sierra ini memiliki Intelligent Tracking Prevention di Safari sehingga tidak perlu lagi khawatir dengan ads yang biasanya kerap mengikuti disetiap jendela browser. Tidak hanya pembaharuan di Safari, editing foto di MacOS High Sierra juga akan menjadi lebih mudah karena sudah disertai fitur filtering yang lebih baik daripada sebelumnya.

Apple Files System di MacOS High Sierra disinyalir akan menjadi lebih cepat dan lebih smooth. Berbeda dengan kehadirannya di MacOS Sierra sebelumnya.

Dalam kesempatan yang sama di #WWDC2017, Apple juga mengumumkan peluncuran produk terbaru iMac dan MacBook Pro yang akan mulai di distribusikan di bulan Desember tahun ini.
imac pro

iOS 11

Banyak sekali pembaharuan yang diberikan Apple di iOS 11. Siri sebagai “teman” pengguna iPhone di iOS 11 akan menjadi lebih natural. Beberapa aksen internasional seperti China, Italia, Perancis juga sudah masuk ke database Siri. Control Center juga sudah diperbaharui. Beberapa sliders yang sebelumnya terkesan sedikit mengganggu kini sudah berada dalam satu tampilan simple dan chick.

9 tahun sudah umur AppStore. For the first time in forever, tampilan AppStore akan berubah total dibanding tampilan yang sebelumnya. Fitur dan disainnya akan menjadi lebih serupa dengan Apple Music dan menyediakan Today tab untuk aplikasi terkini yang diurut berdasarkan tren-nya. Tidak hanya itu, gamers juga pastinya akan sangat terbantu dengan fitur AppStore yang menanyangkan video demo secara otomatis.

Kabar terhangat dari pembaharuan iOS 11 yang diberikan Apple adalah AR Support yang ada di ARKit. Melalui API yang disediakan oleh Apple, developer dapat bermain dengan augmented reality dengan lebih lincah. Beberapa kali memberikan contoh permainan karya Niantic, Pokemon Go, disinyalir kehebohan permainan ini akan kembali menduduki posisi puncak di iOS 11.
ios11

iPad Pro

Sudah lama iPad ditinggalkan oleh penggunanya karena kehadiran MacBook dan iPhone yang semakin powerful, kini Apple ingin kembali menggebrak kehadiran iPad di kalangan penggunanya. Ukuran layar sebesar 10,5 inch membuat pencil buatan Apple semakin powerfull digunakan di iPad.

Dari segi kamera, iPad Pro juga memiliki camera scanner yang dapat mendeteksi dokumen tanpa harus secara manual seperti aplikasi Document Scanner pada umumnya. Hal ini dipermudah dengan mode drag and drop sehingga pengguna dapat langsung membagikannya ke pengguna lain. Instant mark up yang terdapat pada iPad Pro juga dapat langsung di ekspor ke PDF secara langsung.

HomePod

Yang terakhir, yang paling ditunggu-tunggu. Siri speaker kini bertransformasi dalam wujud HomePod yang memiliki beragam fitur. Musikologi yang ada didalam HomePod memungkinkan pengguna mendengarkan lagu sesuai dengan mood tanpa harus mengoperasikannya secara langsung. Tentunya pengguna harus berlangganan Apple Music. Tampilan Apple Music juga memiliki beberapa pembaharuan. Sekilas, kita dapat melihat kemiripannya dengan Spotify atau Joox yang kerap sedang digandrungi di Indonesia. Pengguna dapat mengikuti playlist yang dibuat oleh pengguna lain terdaftar.

Kecanggihan HomePod tidak hanya berhenti disana. Dengan 7-beam form speaker, pengguna HomePod tidak perlu memutar-mutar speaker karena HomePod dapat mendeteksi keberadaan pengguna. Fitur ini dinamakan spatial awareness.
homepod
Yaps! Demikianlah update dari WWDC 2017. Siap untuk jajan lagi, devs?

Apple September 2016 Event: Sebuah Perspektif untuk Developer

By | Reports

Tidak seperti acara tahunan World Wide Developers Conference (WWDC) bulan Juni yang menjadi ajang khusus Apple untuk merangkul para pengembang iOS, Apple Special Events, yang kerap menjadi event follow-up WWDC tiap bulan September, memang lebih sering menyorotkan perhatian Apple fans kepada segi perangkat keras. Tak terkecuali Apple Special Event September 2016 yang digelar pada tanggal 7 September lalu. Di ajang ini, Apple mengumumkan perangkat-perangkat cerdas Apple Watch Series 2, iPhone 7, dan iPhone 7 Plus.

Meskipun fokusnya lebih kepada perangkat keras, Apple Special Event ini juga menjadi sebuah angin segar sementara bagi para pengembang iOS karena ada beberapa hal yang dapat dimanfaatkan dari segi perangkat lunak. Apa sajakah hal-hal tersebut? Berikut beberapa diantaranya.

1. Lensa dual

iPhone 7 cameraiPhone adalah salah satu smartphone dengan kamera terbaik, tak terkecuali iPhone 7. Dilengkapi dengan 2 lensa yang memungkinkan pengguna untuk zoom secara “optical” dengan depth of field sangat tajam kualitas lensa profesional.

Depth of field setajam ini membuka kemungkinan fotografi 3D. Tak menutup kemungkinan juga iPhone 7 dapat menjadi sebuah platform Virtual Reality yang berkualitas. Tentunya kemungkinan terwujudnya semua ini bergantung pada sejauh mana Apple membuka kesempatan bagi pengembang untuk menggunakan kameranya melalui API. Terlihat dari presentasi Apple di event ini, API-API yang berkaitan dengan kamera memiliki nama “Capture API” dan “Editing API”.

2. Home Button dengan Taptic Engine API

Taptic Engine API di iPhone 7Tak seperti iPhone-iPhone versi sebelumnya, Home Button iPhone mendapatkan overhaul yang signifikan dari segi hardware. Sekarang tombol tersebut tak hanya dilengkapi dengan Touch ID, namun juga dengan Taptic Engine, teknologi yang telah sebelumnya diaplikasikan di lini MacBook tahun 2015 ke atas.

Kabar baik bagi pengembang: Apple mengumumkan Taptic Engine API. Dibukanya API ini tentunya membuka peluang bagi pengembang untuk mengeksplor teknologi yang ditawarkan Taptic Engine ini, seperti, misalnya, memberikan perintah yang berbeda-beda sesuai dengan gestur yang dilakukan pada Home Button tersebut.

3. Pangsa pasar yang sangat besar

1 milyar iPhone telah terjualDari segi logistik, pengembang iOS bisa menarik napas lega karena pangsa pasar iOS masih sangat besar. 140 milyar apps telah diunduh oleh 1 milyar iPhone di seluruh dunia. Dari jumlah yang sespektakuler ini, para pengembang hanya perlu mencari audiens yang cocok dengan target pengguna aplikasi mereka, dan mulai mengembangkan, memasarkan, dan terus memeliharanya dengan memberikan pemutakhiran-pemutakhiran rutin.

Jadi, dari semua hal yang diumumkan di Apple Special Event September 2016 ini, hal-hal apa sajakah yang menurut Anda paling bermanfaat dan ingin Anda gunakan dalam proses mengembangkan aplikasi Anda selanjutnya?