milfzr> 9xmovie freeindianporn.mobi javlibrary.pro javidol.org sfico.info porn tube freejavporn.mobi rajwap xlxx.pro 2beeg.mobi borwap.pro onlyindianporn.net heavy r javpussy.net
Category

Events

DyCode Bootcamp Pertama Resmi Dimulai dengan Tahap Seleksi Offline Test

By | Events

Program pelatihan DyCode Bootcamp resmi dimulai oleh PT DyCode Cominfotech Development (DyCode) dengan dilaksanakannya Offline Test, tahap seleksi pertama dalam program yang bertujuan untuk melatih developer lulusan sarjana dalam penguasaan bahasa pemrograman. Offline Test ini diselenggarakan di Digital Innovation Lounge (DILo) Bandung.

Tahap Offline Test DyCode Bootcamp yang berlangsung dari pukul 09.00 hingga 15.00 ini diikuti oleh duabelas peserta dari Bandung, Cimahi, dan Jakarta. Di tahap ini, peserta dihadapkan dengan dua tes yang akan menjadi pertimbangan DyCode untuk menyaring peserta DyCode Bootcamp, yaitu psikotes dan tes teknis.

Pengumuman peserta Offline Test yang memiliki nilai evaluasi terbaik dan berhak mengikuti DyCode Bootcamp akan dilakukan pada hari Selasa, 22 November 2016. Program DyCode Bootcamp sendiri dijadwalkan untuk berlangsung pertama kali pada hari Sabtu dan Minggu, 3 dan 4 Desember 2016.

Total pendaftar DyCode Bootcamp adalah 35 orang yang tersebar dari Pulau Jawa hingga Kalimantan, terhitung dari periode pendaftaran DyCode Bootcamp yang dibuka sejak 16 Oktober 2016. Agar dapat mengakomodasi lebih banyak peserta, pendaftaran DyCode Bootcamp diperpanjang hingga hari Jumat, 25 November 2016, dengan Offline Test kedua yang akan dijadwalkan kemudian.

DyCode Bootcamp adalah program pelatihan pemrograman yang diinisiasi oleh DyCode dengan tujuan mempersiapkan para lulusan sarjana yang berkemampuan programming agar siap terjun langsung di industri teknologi informasi (TI). Perusahaan-perusahaan industri TI yang sedang berkembang pesat di Indonesia membutuhkan tenaga-tenaga programmer yang handal dan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi yang cenderung cepat, termasuk di dalamnya DyCode. Sayangnya terkadang permintaan ini tidak dapat dipenuhi dikarenakan kesejangan yang disebabkan karena lulusan-lulusan sarjana yang tidak memiliki penguasaan kemampuan programming yang dibutuhkan oleh industri TI. Kesenjangan inilah yang menjadi awal dari kesadaran DyCode untuk menginisiasi program DyCode Bootcamp sebagai bentuk kepedulian terhadap industri TI di Indonesia.

Informasi mengenai DyCode Bootcamp berikut formulir pendaftarannya dapat diperoleh di laman resmi program di sini .

Bekali Lulusan Baru untuk Industri Kreatif, DyCode Inisiasi Program DyCode Bootcamp

By | Events, News, Training

e_flyer_dycode-bootcamp_720Lulusan baru atau fresh graduates khususnya di bidang teknologi informatika tentunya dituntut untuk dapat menguasai bahasa pemrograman yang diajarkan di kampus atau sekolahnya. Beberapa tugas akhirnyapun menuntut mereka untuk mempraktikkan ilmu tersebut dengan, contohnya membuat sebuah proyek aplikasi yang nyata. Mekipun demikian, nyatanya bahasa-bahasa pemrograman yang mereka pelajari di kampus hanya sebagian kecil dari yang menjadi tuntutan industri kreatif dan banyak dari mereka yang kesulitan untuk mengikuti perkembangan industri kreatif yang tergolong cepat. Hal ini memunculkan sebuah celah yang memisahkan dua sisi: sisi industri, yang membutuhkan karyawan dengan kemampuan pemrograman yang mumpuni, dan sisi lulusan baru, yang membutuhkan pengalaman kerja.

Menyadari hal ini, PT. Dycode Cominfotech Development (DyCode) menginisiasi DyCode Bootcamp, sebuah program bootcamp pelatihan pemrograman. Dengan slogan “Boost Your Skills. Shape Your Career.”, DyCode Bootcamp bertujuan untuk membekali lulusan-lulusan baru, baik dari universitas maupun dari sekolah menengah, dengan pengetahuan dan kemampuan pemrograman yang dibutuhkan oleh industri kreatif. Selama masa program, para peserta akan diperkenalkan dengan bahasa-bahasa pemrograman yang mutakhir dan sesuai dengan yang dibutuhkan oleh industri, seperti Swift 3, ObjectiveC, Node.js, dan bahasa pemrograman lainnya.

Selama masa program DyCode Bootcamp, peserta akan dipandu oleh para pengembang aplikasi dari DyCode yang tak hanya memiliki kemampuan pemrograman yang mumpuni, namun juga pengalaman industri yang matang. Peserta akan secara rutin dievaluasi dan diberi penilaian terhadap performa mereka. Di masa akhir program, para peserta DyCode Bootcamp diharapkan akan memiliki kemampuan pemrograman yang siap kerja di industri kreatif. Peserta yang memiliki performa yang paling baik akan mendapatkan kesempatan untuk mengikuti program magang di DyCode.

Simak di bawah ini linimasa program DyCode Bootcamp.

  1. Registrasi: 17 Oktober – 16 November 2016
  2. Pengumuman Peserta Offline Test: 17 November 2016
  3. Pelaksanaan Offline Test: 19 November 2016
  4. Pengumuman peserta DyCode Bootcamp: 22 November 2016

Peserta yang lolos Offline Test dan terpilih menjadi peserta DyCode Bootcamp berhak menghadiri gelombang I yang dilaksanakan pada hari Sabtu & Minggu, 26 – 27 November 2016.

Meskipun ditujukan untuk lulusan-lulusan baru, pendaftaran DyCode Bootcamp terbuka untuk umum, asalkan pendaftar dapat memenuhi syarat-syarat pendaftaran dan tidak sedang terikat di bawah kontrak kerja atau pelajar/mahasiswa aktif.

Kunjungi laman resmi DyCode Bootcamp di tautan ini untuk mendapatkan informasi lengkap mengenai program ini.


Informasi lebih lanjut mengenai program DyCode Bootcamp dapat diperoleh dengan menghubungi perwakilan humas DyCode:

C. Veronica Blandine (Vero)
veroblandine@dycode.com
+62 878 2516 7752

Jepret Story Garapan DyCode Sebagai Salah Satu Aplikasi Terpilih di Peluncuran SiApp!

By | Events, Jepret
IMG_1568

Firman Nugraha, Chief Editor TeknoJurnal membuka acara peluncuran situs pengulas aplikasi lokal, SiApp!

Terkadang ketika kita sedang mencari aplikasi di Play Store atau App Store, kita kebingungan memilih aplikasi mana sih yang bagus? Bisa saja sih kita memanfaatkan ulasan-ulasan pengguna dengan sistem bintang, namun kadang sistem itu kurang terpercaya karena di etalase penjaja aplikasi untuk Android dan iOS tersebut, ada aplikasi yang sebenarnya bisa kita gunakan, namun oleh karena satu dan lain hal, mendapatkan ulasan yang buruk oleh para penggunanya.

Masalah inilah yang menjadi perhatian TeknoJurnal dengan diluncurkannya sebuah situs ulasan aplikasi bernama SiApp! di Conclave Coworking Space, Jakarta Selatan, Senin, 15 Agustus 2016 lalu. SiApp! adalah sebuah situs pengulas aplikasi yang fokus pada aplikasi-aplikasi buatan para pengembang lokal, dan adalah  official app reviewer terpilih untuk Gerakan 1000 Startup Digital. Acara peluncuran ini dibuka oleh Chief Editor TeknoJurnal, Firman Nugraha. Di saat peluncurannya kemarin, sudah ada 71 aplikasi buatan pengembang Indonesia yang telah diulas di SiApp!, termasuk di dalamnya Jepret Story namun tentunya angka tersebut akan terus bertambah seiring menjamurnya aplikasi buatan pengembang lokal di Play Store atau App Store.

Jepret Story mendapatkan kehormatan untuk menjadi salah satu dari tiga aplikasi buatan developer lokal terpilih yang berkesempatan untuk bercerita tentang aplikasinya kepada para rekan media yang hadir. Diwakili oleh Chief Marketing Officer DyCode Dyan R. Helmi, Jepret Story menceritakan kisah asalnya mengapa Jepret Story ini dibuat, dan masalah real apa yang Jepret Story coba diselesaikan.  Aplikasi “asli Indonesia” lainnya yang berkesempatan tampil untuk bercerita adalah TemanJalan, aplikasi ride-sharing, dan Goers, aplikasi agregator event bagi yang senang hang out.

IMG_1581

Dyan R. Helmi, CMO DyCode, bercerita tentang Jepret Story di peluncuran SiApp!

Di SiApp!, Jepret Story mendapatkan rating 4 dari 5 “Megafon”. Ulasan ini dibuat oleh Taufiq Hasan, yang menulis,

“Jepret Story punya fungsi utama untuk membuat video dari kumpulan foto yang bisa dibagikan dipublik atau beberapa orang saja yang dikehendaki. Selain itu ada beberapa fitur yang keren.

Aplikasi Jepret Story dikembangkan oleh DyCode yang berbasis di Bandung.”

Baca ulasan lengkap SiApp! Jepret Story di sini.

Ulasan Jepret Story di SiApp!

Ulasan Jepret Story di SiApp!

Di acara peluncuran Siapp! ini juga sempat membahas tentang undang-undang TKDN (Tingkat Kandungan Dalam Negeri) yang dinarasumberi oleh Hartadi Novianto, Mass Product Departement Head Smartfren, dan Joegianto, Director of Business Development TSM Technologies. TKDN dicanangkan oleh pemerintah Indonesia agar para pengembang baik perangkat lunak maupun keras lokal dapat bersaing di ranah internasional.

 

Ramaikan Lebaran, Jepret Ajak Indonesia Selfie di #LebaranBabes dan #LebaranGanteng

By | Events

Lebaran adalah sebuah momen spesial yang dirayakan oleh mayoritas masyarakat Indonesia. Ritual tahunan yang menandakan berakhirnya bulan Ramadan ini identik dengan mudik, makanan, kumpul keluarga, dan yang nggak kalah penting, selfie di tengah-tengah semua itu, terus di-share di akun Path, IG, atau Twitter.

Terinspirasi dari kegilaan orang-orang kepada selfie, tim Jepret mengadakan kembali “lomba selfie” bertajuk Lebaran Babes dan Lebaran Ganteng. Lebaran Babes dan Lebaran Ganteng—yang terlahir dari sebuah percakapan iseng berbuah ide—tahun ini adalah tahun ketiga diadakannya kegiatan ini, dengan tujuan meramaikan suasana lebaran dengan mengajak para selfie addicts untuk mengunggah foto-foto pengalaman lebarannya ke akun Path, Instagram, atau Twitter mereka dengan hashtag #LebaranBabes buat cewek dan #LebaranGanteng buat cowok. Nantinya para admin yang terdiri dari segerombol cowok imut dan sekelompok cewek menggemaskan akan menyeleksi selfie-selfie paling kece, yang akan dihadiahi banyak pulsa dari XL, 3, dan Telkomsel, serta voucher dari FoodGasm, Prama Preanger, dan Movreak! Demi mengangkat kemeriahan lebaran, #LebaranBabes dan #LebaranGanteng yang juga didukung oleh 99ers dan Hard Rock FM ini diselenggarakan pada tanggal 4 hingga 12 Juli 2016.

https://s3.amazonaws.com/f.cl.ly/items/2Q1o3V0J0g031e151L3J/lebaran_babes_lebaran_ganteng_02.png

Hype yang mengekori #LebaranBabes dan #LebaranGanteng tahun ini sempat membuat tim Jepret terkejut. Beberapa artis terkenal lokal juga ikut mengunggah foto menggunakan foto #LebaranGanteng, seperti Verrell Bramasta dan Billy Syahputra.

Tak hanya itu, kegiatan ini sempat menjadi sorotan media online ketika Liputan6 dan Rappler meliput membahas acara ini. Bahkan Tribun,) sempat mempertanyakan apakah kegiatan ini adalah perang provider seluler! (Apakah iya?!)

Antusiasme orang-orang yang ikutan lomba selfie ini sangat tinggi! Hal ini dibuktikan dengan jumlah total foto yang diunggah adalah 3.000, yang terdiri dari 1.222 foto dari #LebaranBabes dan 1.946 foto dari #LebaranGanteng. Untuk kami, ini adalah jumlah yang fantastis karena meningkat tiga kali lipat dari #LebaranBabes dan #LebaranGanteng tahun lalu!

Buat yang mau nengok foto-foto kamu yang masuk di Jepret Cloud, para #LebaranBabes bisa ngunjungin bit.ly/lebaranbabes2016, dan para #LebaranGanteng bisa ngunjungin bit.ly/lebaranganteng2016.

Jangan lupa untuk unduh aplikasi Jepret Story biar kamu bisa bikin Lebaran Babes versi kamu sendiri. Ditambah lagi kamu bisa bikin postcard yang penampilannya bisa kamu customize dengan stamp-stamp lucu. Jepret Story tersedia untuk Android di bit.ly/jepretstory! Sedangkan untuk pengguna iOS, we’ll be coming to you soon!

See you on next year’s #LebaranBabes and #LebaranGanteng!

Hi Siri, Nobar Apple September Event Yuk!

By | Events

“Hi Siri, Nobar Yuk!”

Yuk ikutan nonton bareng Apple September Event bareng DyCode. Acara ini bakal dihadiri oleh Apple fans sejagad kota Bandung Raya. Konon di Apple Event kali ini, Apple bakal meluncurkan iPhone 6s, 6s Plus dan…. Apple TV terbaru gaes!

Nobar bakal kita adakan pada,

Hari, tanggal: Rabu-Kamis, 9-10 September 2015

Pukul: 22:00 – 02:00 WIB

Tempat: Roti Oppa – Jalan Surapati No. 59 Bandung

Buat yang ingin ikutan, langsung aja daftar di sini.

Acara ini disponsori oleh Roti Oppa dan didukung oleh MakeMac, Trenologi dan idGeekGirls.

DyCode Hadiri Soft Launching Startup Bandung

By | Events

Pada 3 Juni 2015, Komuntias Startup Bandung mengadakan kegiatan meetup perdana dan sekaligus soft launching dari Startup Bandung yang diadakan di Freenovation, Jalan Bagusrangin 21A, Bandung. Meetup kali ini diisi oleh salah satu inisiator Startup Bandung, M. Ajie Santika dan keynote yang disampaikan oleh DyCode CEO, Andri Yadi. Meetup dihadiri oleh para pelaku startup di kota Bandung, baik yang sudah beroperasi maupun yang sedang merintis.

andri_startupbandung1

Dalam presentasinya, Andri berbagi cerita perjalanan DyCode dari awal berdiri, perjuangan memertahankan perusahaan yang hingga sekarang masih tetap bertahan di kancah software development selama 8 tahun. Di saat yang bersamaan, Andri juga memperkenalkan DycodeX pertama kalinya secara umum dengan Product Codename ‘Allegra’, Jepret Cloud dan Jepret Story sebagai layanan yang ditawarkan. Sesi pun berlanjut dengan sesi tanya jawab dan diakhiri dengan foto bersama.

startupbandung_gp

Lailatul Coding Kembali Diadakan Serentak Di Dua Kota

By | Events

Setelah pada tahun sebelumnya diadakan, Lailatul Coding kembali diadakan pada 26-27 Juni 2015 yang lalu. Malam Lailatul Coding merupakan malam amal bagi para pekerja kreatif untuk dapat saling berpartisipasi tidak hanya dalam bentuk uang, namun juga berupa sumbangan keahlian. Lailatul Coding mempertemukan para pemilik proyek dengan developer/designer untuk mengerjakan sebuah proyek dan kompensasi dari pengerjaan proyek dapat didonasikan untuk disalurkan kepada mereka yang membutuhkan.

Lailatul Coding 2015 diadakan serentak di dua kota: Bandung dan Bogor. Di Bandung, Lailatul Coding diadakan di CO&CO Space dan di Bogor, acara dilaksanakan di Gedung Telkom OPMC. Lailatul Coding 2015 diikuti oleh belasan developer, designer dan pemilik proyek; diadakan mulai pukul 18:00 WIB hingga 5:00 WIB keesokan harinya.

Lailatul Coding 2015 diselenggarakan oleh idGeekGirls dengan partner antara lain DyCode, Petshopbox Studio, ProcodeCG, Tinker, CO&CO Space dan Telkom DiLo; FOWAB dan Radio 99ERS 100FM sebagai media partner dan disponsori oleh Bakso Boedjangan, Bober Cafe dan SatuCangkirKopi.

 

DyCode dan MakeMac Adakan Nonton Bareng WWDC 2015 Keynote

By | Events

Nonton bersama keynote pembuka Apple Event udah menjadi tradisi setiap tahun bagi para Apple fanboy, termasuk kami di DyCode. Kali ini, DyCode, MakeMac dan beberapa komunitas dan penggiat digital di kota Bandung antara lain idGeekGirls, ProcodeCG, Trenologi dan iKaskus mengadakan nonton bareng WWDC 2015 Keynote.

Acara akan dilaksanakan di Whatever Coffee Lab (Jl. Hassanudin 28, Dipatiukur, Bandung) dan berlangsung dari pukul 8 malam hingga keynote berakhir – sekitar pukul 2 dini hari. Selain sesi nonton bareng, ada juga sesi sharing & networking bersama komunitas-komunitas yang hadir. Rekan-rekan developer iOS dari DyCode pun pasti hadir dan ini bisa menjadi momentum bagi kalian yang ingin bertanya langsung kepada mereka.

Siapapun bisa hadir di acara ini tanpa dipungut biaya dan perlu mengisi formulir pendaftaran berikut. Jangan lupa untuk posting/tweet foto mengenai acara ini dengan hashtag #nobarWWDC2015. Kita tunggu kehadirannya nanti malam ya!